Kodim 0721/Blora Gelar Upacara HUT TNI di Yonif 410/Alugoro, Ini Amanat Panglima TNI


Perkasa News.ID, BLORA - Komando Distrik Militer (Kodim) 0721/Blora gelar upacara HUT TNI Ke-74 di Lapangan Upacara Yonif 410/Alugoro, Sabtu 5 Oktober 2019. Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0721/Blora Mayor Inf Budi Leksono, yang bertindak selaku Inspektur Upacara dan Pasi Intel Yonif 410/Alugoro Lettu Inf Dedi Kurniawan selaku Komandan Upacara.

Peringatan HUT TNI ke-74 kali ini mengangkat tema "TNI Profesional Kebanggan Rakyat". Sementara peserta upacara dihadiri oleh Anggota TNI di wilayah Blora, Kodim 0721/Blora, Anggota Yonif 410/Alugoro, dan PNS TNI. Dalam amanat Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, yang dibacakan Kasdim  0721/Blora Mayor Inf Budi Leksono, mengatakan, sebagai insan yang beriman dan bertakwa, marilah kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala limpahan karunia-Nya sehingga kita dapat menyelenggarakan upacara memperingati HUT ke-74 TNI dalam keadaan sehat wal’afiat.

Kepada seluruh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI di manapun saat ini bertugas dan berada, beserta seluruh keluarga besar TNI, saya ucapkan ”Selamat Ulang Tahun ke-74” dan “Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia”, yang kita cintai dan banggakan bersama,”ujar Mayor Inf Budi Leksono.

“Saya bangga kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI yang telah menunjukkan profesionalitasnya, dalam melaksanakan setiap tugas yang telah dipercayakan rakyat, bangsa dan negara. Saya yakin keluarga dan seluruh rakyat Indonesia juga bangga terhadap profesionalitas TNI-nya. Hal itu harus disyukuri sekaligus menjadi cambuk bagi kita semua untuk berbuat lebih baik lagi. Oleh karena itulah, tema pokok pada kegiatan HUT ke-74 ini adalah “TNI Profesional Kebanggaan Rakyat”,”ungkap Panglima TNI dalam sambutannya yang dibacakan Mayor Inf Budi Leksono.

Lebih jauh, Panglima TNI mengatakan, sebagai alat Negara, tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin kompleks. Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru. Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang. Hal ini telah menjadikan konsep peperangan menjadi tidak lagi terbatas dalam suatu batas teritorial dan masuk ke berbagai dimensi. Sebagai contoh perang siber yang disertai perang informasi, walaupun tidak menghancurkan, namun sangat merusak bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Konsep-konsep ini pun mengaburkan filosofi perang konvensional dengan menggeser dimensi waktu, karena perang-perang tersebut terjadi di masa damai. Ditambah lagi potensi bencana alam yang dapat terjadi setiap saat. Ancaman militer dan nonmiliter berubah dan TNI harus siap menghadapinya.

“Menghadapi kompleksitas ancaman di atas, diperlukan Postur TNI ideal yang dibangun sesuai kebijakan pertahanan negara dan disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Pembangunan Postur TNI meliputi pembangunan kekuatan, pembinaan kemampuan dan gelar kekuatan TNI,” pungkas Mayor Inf Budi Leksono dalam Amanat Panglima TNI. (pw)

Komentar